Join Us! Bertumbuh Bersama

Posted by: Andios

Selamat datang kembali di blog GKMI Koinonia,
KoinoniaChurch.com dibangun atas kerinduan sebagai wadah komunikasi dan interaksi dengan semua sahabat-sahabat yang  berkunjung ke web kami, juga khususnya wadah informasi bagi seluruh keluarga besar jemaat GKMI Koinonia dimanapun berada.

Sudah sejak tahun 1996, jemaat GKMI Koinonia ini dirintis dan didirikan atas kemurahan Tuhan, melalui hambaNya alm. Pdt. Em. Andreas Setiawan. Sosok pejuang dalam Kristus yang begitu mencintai Tuhan dan FirmanNya.

Tahun terus berganti, dari sebuah rumah yang disewa di Jl. Tenggilis Mejoyo, hingga akhirnya tahun 1998, kami bisa membeli sebuah ruko di Jl. Nginden Intan Timur II/25, dan hingga kini kami masih terus bergerak. Dari sinilah, visi Growing, Caring dan Reaching muncul sebagai kerinduan melihat tuaian yang dipercayakan kepada kami untuk tumbuh, berkembang, dan berbuah bagi kerajaan Allah dimanapun nantinya mereka berada.

Read the rest of this entry »

Video Kebaktian Padang dan Rekreasi di Obech, Pacet

Posted by: Koinonia Administrator

Acara kebaktian padang, perjamuan suci dan rekreasi GKMI Koinonia di Obech, Pacet, Jawa Timur.

Tanggal 26 Oktober 2012.

foto bendungan sungai

foto rame rame di sungai

foto rekreasi di hutan

Pelayan perjamuan suci dan Firman Tuhan : Pdm. Andios

Panitia:

1. Sonny

2. Pdm. Andios

3. Pdm. Maria

4. Elvira

5. Lukas

6. Tony

7. Christian KW

8. Irma

9. Vania

Untuk foto-foto kebaktian padang dan rekreasi yang lebih lengkap dan resolusi tinggi dapat menghubungi sdr. Tony. Terima kasih.

 

KEGAGALAN YANG MEMBAWA KEBERHASILAN

Posted by: Koinonia Administrator

gambar kesedihan

Kegagalan dapat merupakan berkat dalam kehidupan manusia. Oleh sebab orang yang menemui kegagalan tidak berarti bahwa ia gagal total, tetapi berarti bahwa ia belum berhasil. Kegagalan tidak berarti bahwa kita tidak mencapai apa-apa, melainkan berarti telah belajar sesuatu. Ingat bahwa setiap pengalaman adalah guru yang baik.

Kegagalan tidak berarti bahwa kita dipermalukan, melainkan berarti bahwa kita rela mencoba lagi. Karena kegagalan memberi landasan untuk lebih berusaha lagi.

Kegagalan tidak berarti kita tidak dapat memiliki keberhasilan, melainkan kita harus memakai cara yang lain untuk mencapainya. Kegagalan adalah pengalaman untuk merangsang daya cipta, dan mengembangkan kreatifitas kita. Read the rest of this entry »

Successful Christian

Posted by: Koinonia Administrator

successful image

Setiap orang mengharapkan keberhasilan baik itu dalam studi,pekerjaan, maupun dalam pelayanan. Keinginan untuk berhasil bukanlah sesuatu yang salah. Tuhan kita tentu juga menghendaki kita bisa berhasil dalam segala segi kehidupan. Hanya yang menjadi pertanyaan adalah apa sih ukuran sebuah keberhasilan?

Seringkali keberhasilan itu diukur dari segi prestasi yang makin baik, misalnya dalam dunia olah raga dikenal istilah ‘faster’, ‘stronger,’ and ‘higher;’ atau dalam pekerjaan berhasil berarti karirnya makin menanjak; atau dalam bisnis berhasil berarti pengasilannya makin besar; atau dalam pelayanan berhasil berarti jemaatnya makin bertambah banyak dan gerejanya makin besar.

Ukuran keberhasilan seperti itu kurang tepat karena seringkali mengabaikan motivasi, cara dan tujuan di dalam mencapainya.
Pada tiga hal tersebut merupakan faktor yang menjadi perhatian Allah dalam menilai kita. Itulah sebabnya Alkitab menunjukkan kepada kita beberapa prinsip keberhasilan yang berbeda.

Kita berhasil jika:
1. Kita telah melakukan/memberikan apa yang terbaik (Kolose 3:23; Matius 25:20-23)

2. Kita telah setia pada panggilan Tuhan (Ibrani 11:13)

3. Kita tahu apa yang terpenting (Matius 6:33)

4. Kita telah taat pada kebenaran Firman Tuhan dan kehendakNya (Filipi 2:5-11)

5  Kita telah memuliakan Allah (Roma 11:36)
Mari kita mengejar keberhasilan yang benar dan berkenan di hadapan Allah sehingga kita dapat disebut ‘Successful Christians.’

— renungan Kristen / resensi kotbah tgl 3 Juni 2012 di GKMI Koinonia oleh Pdt. Benjamin Suwandi Utomo

Saling menajamkan

Posted by: Koinonia Administrator

Nats : 2 Samuel 12: 1-17

Pendahuluan:  Manusia tidak bisa menjalani hidup sendiri, pasti membutuhkan bantuan orang lain. Orang seperti apakah yang kita butuhkan?

Natan adalah seorang Nabi yang telah memberikan inspirasi saling membangun

ilustrasi nathan

1. Natan menajamkan Daud ketika merencanakan proyek  –  2 Sam 7:2-17

Natan memberitahukan ke Daud bahwa rencana membangun rumah Tuhan itu bagus, namun bukan Daud yang membangun melainkan Salomo. Ketika Daud mengalami kelesuan rohani, Natan datang membangkitkan semangat dan harapannya.

2. Natan menajamkan spiritualitas Daud  –  2 Sam 12: 10-15

Ketika Daud berbuat dosa, Natan menegur serta memberikan jalan keluar. Natan juga mengoreksi kekurangan Daud dan menilik Daud dalam bidang-bidang strategis.

3. Generasi kita membutuhkan ‘Natan masa kini” sebagai penasehat rohani dalam konteks penggilan dan pelayanan.

Natan telah membagikan hidupnya untuk orang lain, mendorong orang lain maju dalam kehidupan rohani. Bagaimana dengan kita?

 

(Intisari Renungan Kotbah Pdm. Maria Liem)